Membayangkan Kembali Tradisi: Dampak Globalisasi terhadap Identitas Budaya Pribumi

Authors

  • Nugroho Setiawan Fakultas Budaya dan Media, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia Author
  • Hendri Saputra Fakultas Budaya dan Media, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia Author
  • Bayu Nugroho Fakultas Budaya dan Media, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia Author
  • Tia Paramita Fakultas Budaya dan Media, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia Author

Keywords:

globalisasi , budaya pribumi, identitas, pelestarian tradisi, adaptasi budaya

Abstract

Globalisasi telah membawa gelombang perubahan besar, tidak hanya dalam teknologi dan ekonomi, tetapi juga dalam kehidupan budaya masyarakat pribumi. Artikel ini menggali dampak dari gelombang globalisasi terhadap tradisi dan identitas budaya pribumi, serta bagaimana mereka meresponsnya. Dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan studi literatur dan wawancara mendalam, penelitian ini menggambarkan betapa banyak nilai-nilai lokal yang mulai tergerus, beriringan dengan masuknya pengaruh budaya asing yang mengancam keberlanjutan warisan mereka. Namun, di balik tantangan itu, muncul juga semangat untuk beradaptasi dan bertahan. Masyarakat pribumi mulai memanfaatkan teknologi, terutama media digital, untuk mengangkat kembali tradisi mereka dengan cara yang lebih relevan dengan zaman modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun globalisasi menghadirkan ancaman, ia juga membuka peluang bagi masyarakat pribumi untuk memperkenalkan identitas budaya mereka dengan cara yang lebih dinamis, tanpa harus mengorbankan esensi dan akar budaya mereka. Oleh karena itu, penting untuk merawat dan mendukung kelangsungan budaya pribumi, sambil memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi yang tumbuh seiring perubahan zaman.

References

Alam, M. (2025). The Impact of Globalization on Indigenous Cultures: Preservation and Adaptation. Research Journal of Humanities and Social Sciences, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.58924/rjhss.v4.iss1.p1

Anderson, B. (2017). The Making of Modern Indonesia: A History of the Modern World. University of California Press.

Bhabha, H. (1994). The Location of Culture. Routledge.

Giddens, A. (2002). Runaway World: How Globalization is Reshaping Our Lives. Routledge.

Hall, S. (1996). Culture, Media, Language: Working Papers in Cultural Studies, 1972-79. Routledge.

Liu, H. (2006). Globalization and Cultural Identity: New Perspectives on the Globalization Debate. Journal of Global Studies, 2(1), 67-82.

Smith, A. D. (2013). Nationalism and Modernism: A Critical Survey of Recent Theories of Nations and Nationalism. Routledge.

Syahruddin, S., & Haris, U. (2025). Globalization and Local Cultural Identity in Merauke. Atlantis Press. https://www.atlantis-press.com/article/126007819

Tsing, A. L. (2015). The Mushroom at the End of the World: On the Possibility of Life in Capitalist Ruins. Princeton University Press.

Tuan, Y.-F. (2009). Space and Place: The Perspective of Experience. University of Minnesota Press.

Wang, W. (2014). Globalization and Its Impact on Local Cultures: A Critical Review. International Journal of Cultural Studies, 7(2), 15-34.

Wijaya, D. (2025). Cultural Identity and Globalization: Challenges and Adaptations in Indigenous Communities. International Journal of Innovation and Thinking, 2(3), 144–154. https://doi.org/10.71364/ijit.v2i3.20

Zhao, Y. (2018). Culture in the Age of Globalization: Rethinking the Impacts of Globalization on Cultural Identity. Global Cultural Studies, 10(3), 112-128.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Membayangkan Kembali Tradisi: Dampak Globalisasi terhadap Identitas Budaya Pribumi. (2025). Journal of Modern Social and Humanities, 1(4), 136-144. https://ejournal.gemacendekia.org/index.php/jmsh/article/view/162