Paparan Konten Viral dan Perilaku Sosial Konsumtif Pengguna Media Sosial: Studi Korelasional di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.71094/jmsh.v2i5.497Keywords:
paparan konten viral, perilaku sosial konsumtif, media sosial, pengguna media sosial, studi korelasionalAbstract
Media sosial memperluas penyebaran konten viral yang memuat produk, gaya hidup, tren, dan pengalaman konsumsi. Paparan berulang terhadap konten tersebut dapat membentuk persepsi popularitas, mendorong penyesuaian sosial, dan meningkatkan kecenderungan konsumsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara paparan konten viral dan perilaku sosial konsumtif pengguna media sosial di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan survei potong lintang. Sampel terdiri atas 402 pengguna aktif media sosial yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur frekuensi, durasi, perhatian, pengulangan, persepsi popularitas, keterlibatan, pembelian impulsif, kecenderungan mengikuti tren, konsumsi mencolok, presentasi diri, validasi sosial, dan dorongan membeli berulang. Analisis data meliputi statistik deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear hierarkis. Hasil menunjukkan bahwa paparan konten viral berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 3,74, sedangkan perilaku sosial konsumtif juga berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 3,51. Terdapat hubungan positif dan kuat antara kedua variabel dengan r = 0,648 dan p < 0,001. Paparan konten viral tetap menjadi prediktor terkuat setelah usia, pendapatan, durasi penggunaan media sosial, dan frekuensi belanja daring dikendalikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengulangan konten, sinyal popularitas, dan paparan intensif berkaitan dengan kecenderungan mengikuti tren dan pembelian impulsif. Penelitian menegaskan pentingnya literasi digital, literasi finansial, dan transparansi konten komersial. Hasil ini memperluas pemahaman bahwa konsumsi digital merupakan perilaku sosial yang dibentuk melalui interaksi algoritma, tekanan kelompok, identitas, dan keputusan pribadi pengguna.
References
Abdurrahman, N., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2024). Hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dan perilaku konsumtif remaja. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 11(2), 202–212. https://doi.org/10.21009/JKKP.112.09
Aulia, A., & Rusdi, F. (2022). Pengaruh terpaan konten fesyen TikTok di akun @nazwaadinda_02 terhadap perilaku konsumtif pengikutnya. Prologia, 6(2), 304–311. https://doi.org/10.24912/pr.v6i2.15499
Chandradipta, V. T., & Purnomo Adi, S. (2025). Pengaruh fenomena FoMO terhadap munculnya gaya hidup konsumtif pada masyarakat Indonesia. Dekonstruksi, 11(4), 91–95. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v11i04.349
Fitri, A. A., Suyanto, E., & Lestari, S. (2024). Analysis of consumptive behavior of students who follow the outfit of the day (OOTD) trend on the TikTok application. The Kalimantan Social Studies Journal, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.20527/kss.v6i1.12478
Indrawan, L. A., & Pradana, B. I. (2023). Pengaruh viral marketing dan live stream terhadap purchase intention. Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen, 2(4), 873–881. https://doi.org/10.21776/jmppk.2023.02.4.03
Khrishananto, R., & Adriansyah, M. A. (2021). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial Instagram dan konformitas terhadap perilaku konsumtif di kalangan Generasi Z. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 323–336. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i2.5973
Mastura, A. A. M. Y., Fitriani, D., Hasan, H., & Nurwahyuni, N. (2025). The relationship between fear of missing out (FOMO) and consumptive behavior among high school students in West Palu District. Indonesian Journal of Counseling and Development, 7(2), 199–209. https://doi.org/10.32939/ijcd.v7i2.5952
Nabil, A., Wirawan, M. A., Lauzzadani, R., & Rakhmawati, N. A. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa ITS. IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi, 4(1), 38–43. https://doi.org/10.33830/ikomik.v4i1.8310
Naufalia, V. (2022). Peran viral marketing dalam memediasi pengaruh social media advertising terhadap consumer buying behavior pada pelanggan minuman kopi kekinian di DKI Jakarta dan sekitarnya. Maker: Jurnal Manajemen, 8(1), 9–21. https://doi.org/10.37403/mjm.v8i1.430
Ningsih, N. N. F., & Fikriah, N. L. (2023). Viral marketing, bandwagon effect dan keputusan pembelian: Integrasi mekanisme pemediasian perilaku konsumtif. IQTISHODUNA, 19(2), 209–229. https://doi.org/10.18860/iq.v19i2.22635
Nugroho, P., & Rumyeni. (2024). Pengaruh terpaan konten video #OOTD di TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. Communications, 6(1), 45–62. https://doi.org/10.21009/communications.6.1.3
Oktaviani, A. A., Komsiah, S., & Syaifuddin. (2022). Uses and gratification: Uji pengaruh konten dalam fitur TikTok Shop terhadap perilaku konsumtif belanja. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(3), 100–107. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v6i3.2192
Pakpahan, E. Y., Adriansyah, M. A., & Putri, E. T. (2021). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial dan fanatisme terhadap perilaku konsumtif. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(4), 727–743. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i4.6560
Park, M., Sun, Y., & McLaughlin, M. L. (2017). Social media propagation of content promoting risky health behavior. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 20(5), 278–285. https://doi.org/10.1089/cyber.2016.0698
Rahmadini, C. L., Sangun, E., & Sari, N. N. (2025). Instagram content exposure @jastip_dongka and followers’ consumer behavior patterns. Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences, 5(1), 161–170. https://doi.org/10.32509/mirshus.v5i1.119
Rizki, D. M., Asyraq, H. A., Adrinofa, S., & Imawan, K. (2025). The phenomenon of fear of missing out (FOMO) and consumption practices on TikTok Shop among Generation Z. Greenation International Journal of Tourism and Management, 3(2), 174–183. https://doi.org/10.38035/gijtm.v3i2.462
Rizqah, R., Sofyan, S., Noval, N., Bachmid, S., & Hamka, H. (2025). The role of bandwagon effect and FoMo in viral marketing. Journal of Innovation in Business and Economics, 9(2), 219–234. https://doi.org/10.22219/jibe.v9i01.40376
Saifullah, Y. A. (2022). Viral = sales? Studi literatur hubungan analisis traffic sosial media terhadap peningkatan performa bisnis di Indonesia. Mediakom: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 1–19. https://doi.org/10.35760/mkm.2022.v6i1.5857
Sastra, I. L. A., Zia, S. H., Asyahid, M. F., & Damayanti, N. (2023). The role of social media usage on conspicuous online consumption among millennial consumers. Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura, 26(2), 180–194. https://doi.org/10.14414/jebav.v26i2.3508
Silva, A. H., & Floriano, M. D. P. (2024). Consumo no ambiente digital: Um estudo com usuários do Instagram sobre a comparação social, materialismo e consumo conspícuo. Revista Ciências Administrativas, 30, 1–19. https://doi.org/10.5020/2318-0722.2024.30.e14234
Yanti, E. D., Tayan, A., & Samudra, M. L. (2024). Pengaruh konten kreator TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa FIKOMM Universitas Mercu Buana Yogyakarta tahun 2023. JKOMDIS: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial, 4(1), 123–128. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i1.1448
Yusda, D. D., Silvia, D., Indriyani, S., Meidasari, E., & Bakti, U. (2025). Decoding virality: How micro-moments drive consumer behavior in social media marketing. Journal of Economics and Management Scienties, 7(4), 804–811. https://doi.org/10.37034/jems.v7i4.161
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rayyan Mahesa Wicaksana, Serafina Liora Manurung, Zafran Kaleo Wiratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







