Sosialisasi Tanggap Bencana Bagi Warga Kawasan Rawan Banjir

Authors

  • Raudatul Najib Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Politeknik Aisyiyah Sumatera Barat, Indonesia Author
  • Firda Alfandina Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Politeknik Aisyiyah Sumatera Barat, Indonesia Author
  • Mislahuddin Barak Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Politeknik Aisyiyah Sumatera Barat, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71094/selayar.v1i6.267

Keywords:

mitigasi banjir, sosialisasi bencana, kesiapsiagaan masyarakat, edukasi komunitas, sistem peringatan dini

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di kawasan rawan banjir dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan warga melalui sosialisasi tanggap bencana. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan berbasis komunitas yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, LSM, dan tokoh lokal. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan edukatif, simulasi kebencanaan, pelatihan penggunaan sistem peringatan dini berbasis komunitas, serta pemanfaatan media sosial untuk komunikasi risiko. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan warga tentang mitigasi banjir, jalur evakuasi, dan prosedur tanggap darurat. Simulasi kebencanaan memberikan pengalaman praktis yang meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana secara nyata, sementara sistem peringatan dini dan media sosial mempercepat respons dan pengambilan keputusan saat potensi banjir muncul. Kegiatan ini juga menumbuhkan solidaritas dan partisipasi komunitas, memperkuat ketangguhan keluarga, dan membangun budaya kesiapsiagaan yang lebih kuat. Model sosialisasi dan edukasi berbasis komunitas ini bersifat adaptif dan dapat direplikasi di wilayah rawan banjir lain, sehingga dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap risiko banjir.

References

Adhikari, B. R., & Sitoula, N. R. (2018). Community based flash flood early warning system: A low-cost technology for Nepalese mountains. BDG Journal, 5(1), 20728.

Al Zakina, B. L., Rahman, H., & Sutanto, J. (2024). Penyuluhan mitigasi bencana banjir sebagai upaya kesiapsiagaan bencana di Kota Purwodadi. Jurnal JAHE, 7(3), 1147–1156.

Amin, Mhd., Lestari, P., & Kusuma, D. (2022). Sosialisasi manajemen bencana dan peran perempuan dalam membangun ketangguhan keluarga dalam menghadapi bencana. Jurnal Ikabinaenpabolo, 3(1), 5496–5505.

Arzuri, M., & Zulfiningrum, R. (2025). Disaster communication dalam mitigasi penanggulangan banjir. Jurnal Professional, 12(1), 449–458.

Awaluddin, M., Rahman, S., & Putra, H. (2024). Edukasi dan pelatihan mitigasi bencana untuk masyarakat daerah rawan banjir (Cenrana, Kabupaten Bone). Jurnal JLPM, 5(1), 34–42.

Fakhruddin, S. H. M., Rahman, A., & Chowdhury, R. (2013). Community capacity and needs assessment on flood early warning – A case study in Bangladesh. Longdom Open Access Journal, 1, 38805.

Gonzalez, R., Martinez, P., & Herrera, J. (2025). Towards integrating community and institutional flood early warning systems: A framework applied to an Andean tropical case. ScienceDirect, 14(3), 88–102.

Hadi, S., & Pertiwi, A. (2023). Peran media sosial dalam penyebarluasan informasi peringatan dini banjir. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 4592–4605.

ICIMOD. (2016). Community Based Flood Early Warning System: Reaching the most vulnerable. ICIMOD Publication.

Jahirin, S., Sunsun, M., & Lukman, F. (2021). Hubungan pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Jurnal Healthy, 2(1), 511–520.

Lestari, L. W., Nugroho, T., & Prasetyo, A. (2024). Mitigasi bencana banjir melalui normalisasi DAS dan pemanfaatan flood early warning system di Kelurahan Mangkang Wetan. Region, 19(1), 211–220.

Nigussie, L., Bekele, M., & Teshome, A. (2024). Does a citizen science approach enhance the effectiveness of flood early warning systems? Evidence from the Akaki Catchment, Ethiopia. Theory and Practice in Citizen Science, 1(2), 763–777. https://doi.org/10.5334/cstp.763

Novianti, A., Setiawan, T., & Rahman, F. (2025). Kolaborasi program edukasi, lingkungan, dan sosial sebagai strategi mitigasi banjir di Kelurahan Teluk Pucung RT 001 RW 001 Bekasi. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(2), 880–890.

Oktopiani, R., Haniati, D., & Prasetyo, A. (2023). Edukasi mitigasi bencana dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan di SMP N 6 Purwokerto. Jurnal Relawan Indonesia, 1(2), 37–45.

Putera, A. K. S., Amaliah, N., & Yuliani, S. (2024). Sosialisasi mitigasi bencana longsor dan banjir di SMA Negeri 1 Pamboang. Jurnal SIPAKARAYA, 2(1), 3019–3028.

Qurrotaini, L., Anwar, R., & Sari, D. (2022). Edukasi tanggap bencana melalui sosialisasi kebencanaan sebagai pengetahuan anak terhadap mitigasi bencana banjir. Jurnal AN-NAS, 4(1), 11–21.

Ratna, D., Putra, H., & Sari, M. (2023). Community-based disaster risk reduction melalui pemberdayaan masyarakat dan sosialisasi: Konteks Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 101–115.

Salawali, S. H., Pertiwi, A., & Kusuma, R. (2023). Mitigasi bencana banjir: Pendekatan edukasi dan kesiapsiagaan komunitas sekolah. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 10(1), 6781–6790.

Smith, P. J., Brown, S., & Dugar, S. (2017). Community based early warning systems for flood risk mitigation in Nepal. Natural Hazards and Earth System Sciences, 17(3), 423–437. https://doi.org/10.5194/nhess-17-423-2017

Supraningsih, A., Hidayat, R., & Farida, L. (2023). Sosialisasi dan simulasi kebencanaan banjir di Desa Temiang Kapuas, Kalimantan Barat. Jurnal ABSA, 5(2), 2600–2612.

Tedjaprasadja, L. (2025). Early warning system for disaster preparedness in local flood management: A literature review. Medicosphere, 7(1), 187–195.

Tedjaprasadja, L., & Rahma, S. (2024). Flood risk management via risk communication, cognitive appraisal, collective efficacy, and community action. IJDRS, 9(2), 55–70.

Thompson, L., & Edwards, K. (2025). Exploring the use of flood early warning systems by communities in England. PreventionWeb Publications.

Worowirasmi, T. S., Haryanto, B., Santoso, R., & Rahmawati, F. (2015). The Community–Based Flood Disaster Risk Reduction (CBDRR) in Beringin Watershed in Semarang City. Jurnal Watershed and Landscape, 1(2), 45–57.

Wulandari, M., Setiawan, T., & Rahman, A. (2022). Mitigate and survive the flood: Sosialisasi dan edukasi masyarakat untuk mitigasi dan langkah tanggap darurat banjir di Perumahan Griya Sakinah Asri, Balikpapan Utara. Jurnal JIPPM, 3(1), 53–63.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Najib, R., Alfandina, F., & Barak, M. (2025). Sosialisasi Tanggap Bencana Bagi Warga Kawasan Rawan Banjir. SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(6), 217-223. https://doi.org/10.71094/selayar.v1i6.267