Program Literasi Media bagi Ibu Rumah Tangga: Peran Hoax Resistance, Digital Confidence, dan Family Information Safety

Authors

  • Febi Novitasari Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Mercu Buana, Indonesia Author
  • Faizah Yulianti Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia Author
  • Pranata Gunarto Program Studi Sistem Informasi, Universitas Teknologi Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71094/selayar.v2i3.428

Keywords:

literasi media, hoax resistance, digital confidence, keamanan informasi keluarga, ibu rumah tangga

Abstract

Perkembangan media digital telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial dalam lingkungan keluarga, termasuk pada kelompok ibu rumah tangga. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya penyebaran hoaks, rendahnya kemampuan verifikasi informasi, dan ancaman terhadap keamanan informasi keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program literasi media bagi ibu rumah tangga melalui penguatan hoax resistance, digital confidence, dan family information safety. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada ibu rumah tangga pengguna media digital yang aktif menggunakan media sosial dalam aktivitas sehari-hari. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hoax resistance ibu rumah tangga berada pada kategori sedang, terutama pada aspek verifikasi informasi dan identifikasi berita palsu. Digital confidence responden berada pada kategori sedang menuju tinggi, namun masih ditemukan keterbatasan dalam penggunaan fitur keamanan digital dan perlindungan data pribadi. Family information safety juga berada pada kategori sedang karena sebagian responden belum menerapkan pengamanan informasi keluarga secara optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa hoax resistance dan digital confidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap family information safety. Penelitian ini menegaskan bahwa program literasi media berbasis keluarga penting dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, ketahanan terhadap hoaks, dan keamanan informasi digital dalam lingkungan rumah tangga.

References

Astuti, Y. D., Rifai, A., & Ummatin, K. (2017). Ibu rumah tangga melawan televisi: Studi literasi media televisi bagi ibu rumah tangga di Tegalrejo Yogyakarta. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam, 16(2), 248–261. https://doi.org/10.14421/musawa.2017.162.248-261

Dinihari, Y., et al. (2025). Discourse analysis of digital hoaxes as a critical literacy strategy in Indonesian language education. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1). https://doi.org/10.22219/kembara.v11i1.40485

Ghanem, B., Rosso, P., & Rangel, F. (2019). An emotional analysis of false information in social media and news articles. arXiv. https://arxiv.org/abs/1908.09951

Guess, A. M., Lerner, M., Lyons, B., Montgomery, J. M., Nyhan, B., Reifler, J., & Sircar, N. (2020). A digital media literacy intervention increases discernment between mainstream and false news. Proceedings of the National Academy of Sciences, 117(27), 15536–15545. https://doi.org/10.1073/pnas.1920498117

Guess, A., Nagler, J., & Tucker, J. (2019). Less than you think: Prevalence and predictors of fake news dissemination on Facebook. Science Advances, 5(1), eaau4586. https://doi.org/10.1126/sciadv.aau4586

Irhamdhika, G. (2022). Mitigasi hoax di era disrupsi melalui literasi digital. J-IKA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 52–60. https://doi.org/10.31294/kom.v9i1.12610

Jones-Jang, S. M., Mortensen, T., & Liu, J. (2021). Does media literacy help identification of fake news? Information literacy helps, but other literacies don’t. American Behavioral Scientist, 65(2), 371–388. https://doi.org/10.1177/0002764219869406

Juwita, M. R., et al. (2025). Hoaxes in the digital era: An analysis of social media users’ perceptions and attitudes. Jurnal Lemhannas RI, 12(4), 567–580. https://doi.org/10.55960/jlri.v12i4.944

Khoerunnisa, L., & Anwar, R. K. (2019). Literasi media sosial pada ibu rumah tangga: Pemanfaatan media sosial oleh ibu rumah tangga di Karawang Barat. Nusantara Journal of Information and Library Studies, 2(2), 121–134. https://doi.org/10.30999/n-jils.v2i2.718

Kumar, S., & Shah, N. (2018). False information on web and social media: A survey. arXiv. https://arxiv.org/abs/1804.08559

Livingstone, S. (2018). Audiences in an age of datafication: Critical questions for media literacy. Television & New Media, 20(2), 170–183. https://doi.org/10.1177/1527476418811118

Minarso, C., & Irawati, I. (2021). The effect of media and information literacy towards the response of hoax information via WhatsApp. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 42(2), 195–210. https://doi.org/10.14203/j.baca.v42i2.712

Napitupulu, D. A., & Susanti, S. (2025). Pengaruh pelatihan peningkatan kemampuan literasi digital ibu rumah tangga terhadap pencegahan penipuan online. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 224–236. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39797

Novianti, D., & Fatonah, S. (2018). Literasi media digital di lingkungan ibu-ibu rumah tangga di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.31315/jik.v16i1.2678

Novianti, D., & Fatonah, S. (2019). Budaya literasi media digital pada ibu-ibu rumah tangga. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 21(2), 218–226. https://doi.org/10.25077/jantro.v21.n2.p218-226.2019

Novianti, D., & Fatonah, S. (2020). Memetakan kemampuan literasi media digital ibu-ibu rumah tangga di Desa Maguwoharjo, Yogyakarta. Eksos LPPM, 2(1), 45–56. https://doi.org/10.31315/eksos.v2i1.4154

Park, Y. J. (2020). Digital literacy and privacy behavior online. Communication Research Reports, 37(3), 171–180. https://doi.org/10.1080/08824096.2020.1760577

Pérez-Escoda, A., García-Ruiz, R., & Aguaded, I. (2019). Dimensions of digital literacy based on five models of development. Cultura y Educación, 31(2), 232–266. https://doi.org/10.1080/11356405.2019.1603274

Roozenbeek, J., & van der Linden, S. (2019). Fake news game confers psychological resistance against online misinformation. Palgrave Communications, 5(1), 65. https://doi.org/10.1057/s41599-019-0279-9

Shu, K., Bhattacharjee, A., Alatawi, F., et al. (2020). Combating disinformation in a social media age. arXiv. https://arxiv.org/abs/2007.07388

Silalahi, R. R., Mardani, P. B., & Christanti, M. F. (2019). Peningkatan literasi kesehatan digital bagi ibu-ibu rumah tangga di Posyandu Flamboyan Bekasi. Journal of Dedicators Community, 4(1), 33–42. https://doi.org/10.34001/jdc.v4i1.993

Tandoc, E. C., Lim, Z. W., & Ling, R. (2018). Defining “fake news”: A typology of scholarly definitions. Digital Journalism, 6(2), 137–153. https://doi.org/10.1080/21670811.2017.1360143

Thomas, P. B., Hogan-Taylor, C., Yankoski, M., & Weninger, T. (2021). Pilot study suggests online media literacy programming reduces belief in false news in Indonesia. arXiv. https://arxiv.org/abs/2107.08034

Ulya, H., Mumpuni, R. A., Arumsari, N., & Ummah, S. M. (2024). Literasi media sosial sebagai antisipasi hoaks bagi organisasi kemasyarakatan Muslimat NU di Kabupaten Demak. Jurnal Dharma Indonesia, 3(1), 44–55. https://doi.org/10.15294/jdi.v3i1.16581

Vraga, E. K., & Tully, M. (2021). News literacy, social media behaviors, and skepticism toward information on social media. Information, Communication & Society, 24(2), 150–166. https://doi.org/10.1080/1369118X.2019.1637445

Downloads

Published

2025-06-25

How to Cite

Novitasari, F., Yulianti, F., & Gunarto, P. (2025). Program Literasi Media bagi Ibu Rumah Tangga: Peran Hoax Resistance, Digital Confidence, dan Family Information Safety. SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 108-120. https://doi.org/10.71094/selayar.v2i3.428