Sosialisasi Pencegahan Bullying di Sekolah Berbasis Literasi Hukum Digital, Empati Sosial, dan Iklim Sekolah Inklusif

Authors

  • Ahmad Fatrian Ramdoni Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia Author
  • Nurul Syifa Putriarti Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71094/selayar.v2i4.495

Keywords:

bullying prevention, digital legal literacy, social empathy, inclusive school climate, anti-bullying education

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu permasalahan serius di lingkungan pendidikan yang berdampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Perkembangan teknologi digital turut memperluas bentuk perundungan melalui cyberbullying yang semakin sulit dikendalikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program sosialisasi pencegahan bullying berbasis literasi hukum digital, penguatan empati sosial, dan pengembangan iklim sekolah inklusif dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran peserta didik terhadap perilaku anti-bullying. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest pada 180 siswa sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dokumentasi, dan wawancara terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa mengenai bullying meningkat dari 61,3% menjadi 86,5%, pemahaman literasi hukum digital meningkat dari 58,7% menjadi 84,8%, tingkat empati sosial meningkat dari 63,1% menjadi 88,2%, serta persepsi terhadap iklim sekolah inklusif meningkat dari 66,5% menjadi 89,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi hukum digital, pendidikan empati, dan penguatan budaya sekolah inklusif mampu membentuk kesadaran kolektif dalam mencegah perilaku bullying. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi preventif yang lebih komprehensif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

References

Arfa, A. M., Lasaiba, D., Lasaiba, I., Lasaiba, R., Hatuwe, M., & Haurissa, N. (2024). Pemberdayaan komunitas sekolah dalam pengembangan budaya antibullying dan etika digital di era media sosial. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Arumbai, 2(2), 230–239. https://doi.org/10.30598/arumbai.vol2.iss2.pp230-239

Barnes, A., Pearce, N., Erceg, E., Cross, D., Lester, L., Waters, S., & Runions, K. (2019). The Friendly Schools initiative: Evidence-based bullying prevention in Australian schools. In Bullying prevention in Australian schools (pp. 1–23). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781351201957-6

Chiarino, N. (2025). Intervenciones psicoeducativas para la prevención del acoso escolar: Una revisión sistemática general entre 2019–2023. Páginas de Educación, 18(2), 41–53. https://doi.org/10.22235/pe.v18i2.4541

Cicchetti, C. (2022). School-community collaborative approaches to bullying prevention and intervention. Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 61(10), S15. https://doi.org/10.1016/j.jaac.2022.07.122

Cunha, M. N. (2024). Empatia: A chave para combater o bullying entre crianças e adolescentes [Empathy: The key to combating bullying among children and adolescents]. RCMOS (Revista Científica Multidisciplinar Of Saber, 1(2).* https://doi.org/10.51473/rcmos.v1i2.2024.794

Dailey, S. F., & Roche, R. R. (2025). The SHIELD framework: Advancing strength-based resilience strategies to combat bullying and cyberbullying in youth. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(1), 66. https://doi.org/10.3390/ijerph22010066

Damayanti, S., Suryadi, K., & Tanshzil, S. W. (2024). School climate and bullying prevention: A civic education perspective. Journal of Education Research, 5(4), 4980–4990. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1369

Dasmi, M., & Darti, M. (2025). School-based prevention-oriented socialization as a strategy for preventing verbal bullying. Journal of Community Engagement in Religion, Social, and Humanities Mangabdi, 2(2), 1–16. https://doi.org/10.31958/mangabdi.v2i2.16168

Divecha, D., & Brackett, M. A. (2020). Rethinking school-based bullying prevention through the lens of social and emotional learning: A bioecological perspective. International Journal of Bullying Prevention, 2(2), 93–108. https://doi.org/10.1007/S42380-019-00019-5

Durica, J., Šoltés, V., & Adamová, V. (2022). Bullying prevention in schools. In ICERI2022 Proceedings (pp. 3569–3574). IATED Academy. https://doi.org/10.21125/iceri.2022.0886

Ekasari, A. N. I., Yulianti, Y., & Fitri, F. (2026). Mencegah perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar melalui edukasi dan penguatan empati. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 387–392. https://doi.org/10.59025/fk2rdh05

Fathullah, A., Ridani, M. N., Suharni, S., Hadijah, S., & Hijriani, L. (2025). Upaya pencegahan bullying melalui sosialisasi kolaboratif berbasis participatory action research. Jurnal Dedikasi Pengabdian Pendidikan, 1(2), 41–50. https://doi.org/10.64008/jdpp.v1i2.29

Fonseca, J., & Tiago, M. T. B. (2024). Digital literacy education and cyberbullying combat: Scope and perspectives. In Springer Proceedings in Business and Economics (pp. 157–164). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-51038-0_18

Geraldine, K. A., & Rohman, A. (2025). Sinergisitas antara Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dengan Kepolisian dalam penanganan bullying berdasarkan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023. Bandung Conference Series: Law Studies, 5(2), 945–950. https://doi.org/10.29313/bcsls.v5i2.19754

Hadi, H. S., Alfurqan, I., Prawiranegara, K., Assaori, M. S., & Yusuf, M. S. (2025). Peningkatan literasi hukum digital di kalangan remaja: Upaya pencegahan cyberbullying di sekolah. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 2(2), 27–32. https://doi.org/10.71094/jppmi.v2i2.99

Hamzah, M., Faisal, A. F., Hasan, H., Wibowo, H. Y. P., & Jumriani, J. (2025). Strengthening character through anti-bullying socialization among junior high school students: Penguatan karakter melalui sosialisasi anti bullying pada kalangan pelajar SMP. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera, 3(2), 30–41. https://doi.org/10.60000/jipkam.v3i1.23

Hawanti, S., Dwiyanti, R., & Hidayah, A. N. (2024). Pencegahan tindak perundungan dan kekerasan di sekolah ditinjau dari aspek psikologi dan hukum. Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Royal, 7(3), 376–382. https://doi.org/10.33330/jurdimas.v7i3.3251

Heriyaman, H., & Balqis, I. (2024). Bullying? Can the SASADU program provide a lasting solution in Indonesian schools? Jurnal Sakaguru (Journal of Pedagogy and Creative Teacher, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.70211/sakaguru.v1i1.47

Hoareau, N., Bagès, C., & Guerrien, A. (2017). Développer les compétences psychosociales des élèves pour lutter contre le harcèlement scolaire: Une revue de la littérature. Canadian Psychology, 58(4), 394–405. https://doi.org/10.1037/CAP0000083

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Ramdoni, A. F., & Putriarti, N. S. (2026). Sosialisasi Pencegahan Bullying di Sekolah Berbasis Literasi Hukum Digital, Empati Sosial, dan Iklim Sekolah Inklusif. SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 177-185. https://doi.org/10.71094/selayar.v2i4.495