Perbandingan Keabsahan Jual Beli Tanah Menggunakan Nominee dan Metode Tradisional: Tinjauan dari Hukum Positif

Authors

  • Antonia Wibawa Program Studi Hukum Perdata, Fakultas Hukum, Universitas Kristen Satya Wacana, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Joko Santono Program Studi Hukum Agraria, Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71094/simpul.v2i2.369

Keywords:

Buying and Selling Land, Nominees, Traditional Methods, Validity, Positive Law

Abstract

Land sale and purchase agreements using a nominee or “borrowed name” system are often used to circumvent applicable legal restrictions, particularly those related to land ownership by foreign nationals. However, this practice has sparked debate regarding its validity under Indonesian positive law. This study aims to compare the validity of land sale and purchase agreements using nominees versus traditional methods, as well as to assess the legal implications arising from both practices. Using a legal-normative approach, this study analyzes relevant legislation, including the Basic Agrarian Law (UUPA) and regulations concerning land ownership by foreigners. The results indicate that while land sale and purchase agreements using nominees do not fully comply with existing legal provisions, this practice remains widely used in land transactions. Conversely, the traditional method, which follows proper legal procedures, tends to be more legally valid and provides stronger legal protection for the parties involved. This study concludes that the use of nominees in land sales carries the risk of legal disputes, whereas the traditional method is safer, although it is sometimes hindered by strict regulations.

References

Ayu, R. D., & Putra, A. (2020). Analisis hukum penggunaan nominee dalam jual beli tanah. Jurnal Hukum Agraria, 6(1), 45–60. https://jurnal.untag-sby.ac.id

Damayanti, F. R. (2022). Keabsahan perjanjian jual beli tanah dalam perspektif hukum positif. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 10(2), 78–95. https://ejournal.unsri.ac.id

Damayanti, F. R. (2022). Keabsahan perjanjian jual beli tanah dalam perspektif hukum positif. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 10(2), 78–95. https://jurnal.unsri.ac.id

Fahmi, S., & Yani, A. (2021). Analisis legalitas transaksi tanah dengan menggunakan nominee. Jurnal Agraria & Hukum, 13(1), 56–72. https://repository.ugm.ac.id

Kristiawanto, A. (2020). Praktik nominee dalam jual beli tanah: Implikasi hukum dan analisis kebijakan. Jurnal Agraria, 8(1), 91–105. https://repository.unimus.ac.id

Lestari, D. (2020). Konflik hukum dalam transaksi tanah: Sebuah kajian formil dan substansial. Jurnal Hukum dan Keadilan, 9(2), 101–118. https://ejournal.sttk-pptik.ac.id

Mulyadi, D. (2020). Analisis yuridis mengenai praktik nominee dalam transaksi tanah. Jurnal Hukum Agraria, 9(3), 101–113. https://repository.unimus.ac.id

Mulyadi, D., & Nasution, T. (2019). Nominee dalam hak atas tanah: Telaah yuridis. Jurnal Agraria & Tata Ruang, 4(1), 24–39. https://repository.unimus.ac.id

Prasetyo, B. (2019). Evaluasi penerapan UUPA dalam jual beli tanah. Jurnal Pertanahan Indonesia, 11(3), 112–130. https://repository.poltekbang-batam.ac.id

Prasetyo, B. (2021). Keabsahan transaksi tanah menggunakan nominee dan implikasi hukumnya. Jurnal Agraria & Hukum, 15(2), 89–103. https://repository.ugm.ac.id

Prasetyo, B. (2021). Keabsahan transaksi tanah menggunakan nominee dan implikasi hukumnya. Jurnal Agraria & Hukum, 15(2), 89–103. https://repository.ugm.ac.id

Rahman, A. (2020). Metode tradisional dalam perjanjian jual beli tanah: Perspektif hukum positif Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 23(1), 52–67. https://journal.ui.ac.id

Rahmawati, S., & Yunus, M. (2019). Aspek substansial dalam jual beli tanah menurut hukum positif. Jurnal Hukum Nasional, 12(1), 89–105. https://jurnal.ugm.ac.id

Santoso, H., & Hadi, R. (2021). Perlindungan hukum dalam jual beli tanah. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 7(2), 64–82. https://journal.unair.ac.id

Sari, I., & Hadi, R. (2019). Kajian peraturan pertanahan dan metode jual beli tanah di Indonesia. Jurnal Hukum Agraria, 12(1), 23–38. https://repository.unair.ac.id

Sari, I., & Hadi, R. (2019). Kajian peraturan pertanahan dan metode jual beli tanah di Indonesia. Jurnal Hukum Agraria, 12(1), 23–38. https://repository.unair.ac.id

Soerjono, S., & Nasution, T. (2020). UUPA dan kepastian hukum pertanahan di Indonesia. Jurnal Patrawidya, 8(2), 33–50. https://jurnal.ugm.ac.id

Sutopo, I. D., & Arya, M. (2020). Analisis hukum perjanjian jual beli tanah menggunakan nominee. Jurnal Hukum dan Keadilan, 14(3), 56–70. https://repository.ugm.ac.id

Utami, N. (2020). Putusan hakim terhadap perjanjian nominee dalam transaksi tanah. Jurnal Administrasi Hukum, 5(1), 57–71. https://ejournal.stie-indonesia.ac.id

Utami, N. (2020). Putusan hakim terhadap perjanjian nominee dalam transaksi tanah. Jurnal Administrasi Hukum, 5(1), 57–71. https://ejournal.stie-indonesia.ac.id

Wahyuni, N. (2020). Perbandingan metode jual beli tanah dengan nominee dan prosedur hukum yang sah di Indonesia. Jurnal Hukum dan Keadilan, 14(2), 67–81. https://ejournal.uns.ac.id

Wijaya, I. (2018). Pembatasan kepemilikan tanah dan fenomena nominee. Jurnal Agraria Indonesia, 3(1), 15–29. https://repository.uinjkt.ac.id

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Wibawa, A., & Santono, J. (2026). Perbandingan Keabsahan Jual Beli Tanah Menggunakan Nominee dan Metode Tradisional: Tinjauan dari Hukum Positif. SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik Dan Hukum, 2(2), 32-27. https://doi.org/10.71094/simpul.v2i2.369