Politik Hukum Pembentukan Komisi Yudisial

Authors

  • Abdul Khalik Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71094/simpul.v2i2.440

Keywords:

Legal Politics, Judicial Commission, Authority, Maslahah

Abstract

The establishment of the Judicial Commission is part of the legal policy of reform aimed at strengthening the independence of the judiciary and enhancing the integrity of the judicial system in Indonesia. This article examines the legal policy behind the establishment of the Judicial Commission, its authority as stipulated by law, and its relevance from the perspective of maslahah. This study employs a normative legal method using a legislative and conceptual approach. The results of the study indicate that the Judicial Commission was established as a mechanism for checks and balances within the judicial system, as stipulated in Article 24B of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and Law No. 18 of 2011. The Judicial Commission’s authority includes proposing the appointment of Supreme Court justices and overseeing the honor, dignity, and conduct of judges. From a maslahah perspective, these authorities aim to realize justice, maintain public trust in the judicial institution, and prevent the abuse of authority. Therefore, the existence of the Judicial Commission has a constitutional foundation as well as a value of public interest for society.

References

Alamsyah, Erwin. (2015). Implementasi Pengawasan Komisi Yudisial Terhadap Pengadilan Tinggi Makassar. Makassar: UNHAS.

Kamsi. (2019). Peradilan Dan Hukum Acara Islam Dalam Lintasan Sejarah. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.

Khalaf, Abdul Wahab. (1994). Ilmu Ushul Fiqih. Dina Utama.

Mahfud MD, Moh. (2012). Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mahfud MD, Moh. (2019). Politik Hukum di Indonesia. Cet. ke-9, Depok: PT. Raja Grafindo Persada.

Mahfud MD, Moh. (201O). Perdebatan Hukum Tata Negara Pascaamandemen Konstitusi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mochtar, Zainal Arifin. (2017). Lembaga Negara Independen Dinamika Perkembangan dan Urgensi Penataannya Kembali Pasca-Amandemen Konstitusi. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.

Muhammad, Abu Zahrah. (2010). Ushul Fiqih. Jakarta: PT. Pustaka Firdaus.

Rishan, Idul. (2013). Komisi Yudisial “Suatu Upaya Mewujudkan Wibawa Peradilan”. Yogyakarta: PT. Genta Press.

Saleh, Imam Anshori. (2014). Konsep Pengawasan Kehakiman. Malang: PT. Setara Press.

Sodiqin, Ali. (2012). Fiqh Usul Fiqh, Sejarah, Metodologi dan Implementasinya di Indonesia. Yogyakarta: PT. Beranda Publishing.

Suadi, Amran. (2014). Sistem Pengawasan Badan Peradilan di Indonesia. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Tanya, Bernard L. (2011). Politik Hukum ‘’Agenda Kepentingan Bersama’’. Semarang: PT. Genta Publishing.

Tohari, Ahsin. (2004). Komisi Yudisial dan Reformasi Peradilan. Elsam.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang No 18 Tahun 2011 tentang Komisi Yudisial

Undang-Undang No 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial

Wajdi, Farid. (2019). Memperkuat Komisi Yudisial Dalam Menjaga Integritas Wakil Tuhan. Malang: Setara Press.

Zed, Mestika. (2004). Metode Penelian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Khalik, A. (2026). Politik Hukum Pembentukan Komisi Yudisial. SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik Dan Hukum, 2(2), 49-60. https://doi.org/10.71094/simpul.v2i2.440