Kesalahan Berbahasa Tataran Semantik dalam Unggahan Quotes pada Media Sosial Instagram
DOI:
https://doi.org/10.71094/jollt.v2i1.352Keywords:
analisis kesalahan berbahasa, semantik, quotes, media sosial, InstagramAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial Instagram yang menjadikan quotes sebagai bentuk utama penyampaian narasi, baik berupa motivasi, refleksi kehidupan, maupun kritik sosial. Quotes sebagai teks singkat sering kali dianggap bebas dari kaidah kebahasaan, padahal dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kesalahan berbahasa, khususnya pada tataran semantik, yang berpotensi menimbulkan penyimpangan makna dan ambiguitas penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia pada tataran semantik dalam unggahan quotes di media sosial Instagram dan (2) menjelaskan implikasi kesalahan semantik tersebut terhadap pemahaman makna pesan serta relevansinya dalam pembelajaran analisis kesalahan berbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berupa unggahan quotes dari beberapa akun Instagram yang secara konsisten memproduksi konten kutipan dengan tema motivasi, kehidupan, dan sosial, sedangkan objek penelitian adalah kesalahan berbahasa Indonesia pada tataran semantik yang terdapat dalam unggahan tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik sadap, simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan semantik dalam unggahan quotes Instagram meliputi penggunaan kata bermakna ganda yang tidak sesuai konteks, pemilihan diksi yang mirip secara bentuk tetapi berbeda makna, serta penggunaan kata yang menyebabkan penyimpangan makna leksikal dan kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa ketepatan makna tetap menjadi aspek penting dalam bahasa media sosial. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar dalam perkuliahan analisis kesalahan berbahasa Indonesia, khususnya pada kajian semantik.
References
Alfiati. (2018). Analisis kesalahan berbahasa. An Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial, 5(1), 67–78. https://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/262
Arifin, E. Z., & Tasai, A. (2016). Cermat berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademia.
Chaer, A. (2013). Pengantar semantik bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A. (2015). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Crystal, D. (2011). Internet linguistics. London: Routledge.
Ellis, R. (1997). Second language acquisition. Oxford: Oxford University Press.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis. London: Longman.
Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1989). Language, context, and text. Oxford: Oxford University Press.
Herring, S. C. (2004). Computer-mediated discourse analysis. Journal of Computer-Mediated Communication, 9(1).
https://academic.oup.com/jcmc/article/9/1/JCMC911/4614507
Keraf, G. (2010). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lyons, J. (1995). Linguistic semantics: An introduction. Cambridge: Cambridge University Press.
Mahsun. (2014). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
Nababan, P. W. J. (2009). Ilmu pragmatik (teori dan penerapannya). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Nurwicaksono, B. D., & Amelia, D. (2018). Analisis kesalahan berbahasa Indonesia pada teks ilmiah mahasiswa. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 138–153.
https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/aksis/article/view/9543
Pateda, M. (2010). Semantik leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.
Searle, J. R. (1979). Expression and meaning. Cambridge: Cambridge University Press.
Solikhah, I. Z., Janah, N. M., & Sidik, M. (2020). Kesalahan berbahasa tataran semantik dalam unggahan Instagram @kominfodiy. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 33–42.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2011). Pengajaran semantik. Bandung: Angkasa.
Ullmann, S. (1962). Semantics: An introduction to the science of meaning. Oxford: Blackwell.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Analisis wacana pragmatik. Surakarta: Yuma Pustaka.
Yule, G. (2010). The study of language (4th ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amri Aziz (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







